SUGENG RAWUH

It's my blog

Kamis, 13 Maret 2008

Kehampaan

Hidupku terasa hampa...
Aku merasa hampa sekali...
Entah kapan perasaan itu mulai muncul
Yang sampai sekarang masih ada
Mungkin sejak aku mati rasa
Tidak bisa menyayangi orang lain
Tidak bisa mencintai mereka...
Tidak memperhatikan.....tidak memperdulikan
Bahkan tidak mengangap mereka ada
Ingin sekali aku berubah.....
Ingin merasakan hidup yang lebih indah...

Senin, 10 Maret 2008

Entahlah.....

Entah mengapa hari ini ingin sekali aku menangis
Mata mulai memerah, berair, berkaca-kaca dan air mata berlinang
Tapi tak bisa menetes.....
Tak ada masalah yang menimpaku
Tak ada musibah yang datang padaku
Tak ada hal yang menyakitkan hati
Tak ada hal yang menyesakkan dada
Tapi entah mengapa.....
Rasa sakit ini tiba-tiba muncul
Perasaan ini seperti tersayat-sayat oleh pisau tajam
Pedih .....perih..... sangat
Seperti terluka.......begitu menyakitkan...

Kamis, 28 Februari 2008

. . . . .

Sesuatu yang abstrak
Sesuatu yang tidak bisa dijabarkan
Sesuatu yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata
Sesuatu yang terjadi tanpa adanya alasan
Sesuatu yang terjadi tanpa sebab dan akibat
Membuat aku berfikir
Membuat aku berkhayal
Disaat aku sendiri
Dan membuat aku bermimpi
Disaat aku tertidur

Selasa, 26 Februari 2008

'Adek'ku

Kita adalah sebuah garis
Yang membentuk suatu raga di dunia
Sebuah garis-pun memiliki persamaan
Dan juga grafik yang berbeda
Jika aku dimasuki sebuah angka
Di setiap tanggal dan berubah grafik
Pada tanggal 5 November ......
Aku membentuk sebuah grafik
"$eLamaT OeLTaH kakaQ"

Diam

Itu hanya sebuah kata
Hanya terdiri dari empat huruf saja
Tapi.... aku benci kata itu
Satu kata itu bisa membuat orang bingung
membuat orang jengkel
membuat orang marah
Bahkan membuat orang bertanya-tanya
Kenapa harus diam..?
Bukankah bicara lebih enak dan membuat kita lebih baik
Tidakkah disadari bahwa Tuhan menciptakan kita
dengan dianugerahi sebuah mulut agar bisa berbicara dengan orang lain

Senin, 11 Februari 2008

Siapakah?

Senyummu bagai mentari
Yang tak pernah redup di setiap pagiku
Raut wajahmu bagai mata air
Yang tak pernah surut dalam setiap musim di dadaku
Di saat aku tersadar..........
Ternyata kau hanya bisa kupandang...
Dan ku puja-puja dari kejauhan
Akankah aku bisa....???
Memandang dan menggapaimu di kenyataan
Mungkin aku hanya bisa bermimpi di siang hari
Namun inilah mimpi terindahku......

Jumat, 08 Februari 2008

Dari Seorang TeMan

Saat kupu-kupuku menatap mata
Dan kunang-kunang menerangi malam
Bersama dengan itu.....
Kutiupkan do'aku untukmu
Semoga malaikat menjaga tidurmu
Dan memberimu mimpi indah
Di malam ini....

Selasa, 05 Februari 2008

Kalkulus Matematika

Kalkulus merupakan cabang matematika yang dikembangkan dari aljabar dan geometri. Kalkulus mempelajari yang berhubungan dengan kecepatan atau tingkat pergerakan, misalnya percepatan, kurva dan kemiringan. Perkembangan kalkulus didukung oleh Archimides, Leibniz, Newton, Barrow, Descartes, de Fermat, Huygens, dan Wallis. Dasar dari kalkulus yaitu turunan, integral, dan limit. Salah satu tujuan utama perkembangan kalkulus adalah untuk pemecahan masalah garis singgung.

Penyelidiakan tentang topik kalkulus telah dijalankan pada awal kurun ke-17. Sir Isaac Newton dan Gottfried Wilhelm Leibniz telah menjalankan penyelidikan secara berasingan dan telah memberi sumbangan terbesar dalam kajian tersebut. Penyelidikan Sir Isaac Newton bermula apabila University of Cambridge ditutup pada tahun 1665 yang menyebabkan beliau terpaksa pulang ke tempat asalnya yaitu Lincolnshire.

Selama 18 bulan di sana, beliau telah mencipta ‘Method of Fluxions’, teori graviti dan teori cahaya. Selanjutnya dengan penciptaan teori-teori tersebut, beliau telah menulis sebuah buku yang berjudul ‘De Methodis Serierum et Fluxionum’ pada tahun 1671. Namun, Sir Isaac Newton telah gagal untuk menerbitkan buku tersebut. Buku tersebut tidak diterbitkan sehingga John Colson berjaya menerbitkannya dalam versi Bahasa Inggeris pada tahun 1736. Walau bagaimanapun buku hasil tulisan Sir Isaac Newton tidak mempunyai simbol dan formula.

Gottfried Wilhelm Leibniz telah memulai penyelidikannya pada tahun 1673. Beliau merupakan tokoh yang telah mencipta simbol pembezaan dan pengamiran. Penerbitan pertamanya adalah pada tahun 1684 iaitu ‘Nova Methodus pro Maximis et Minimis, itemque Tangentibus’ dalam ‘Acta Eruditorum’, sebuah surat khabar yang diwujudkan pada tahun 1682 di Leipzig. Kemudian dua orang adik-beradik Bernoulli iaitu Jacob dan Johann mengambil ide tersebut dan mengembangkannya. Sejak kurun ke-17, penyelidikan tentang kalkulus telah mulai berkembang dan mencapai tahap seperti yang sedia ada sekarang.
Mengutip dari "http://ms.wikipedia.org/wiki/Kalkulus

Selasa, 22 Januari 2008

Untitle alias ga bisa ngasih judul

Hari ini ada ujian mata kuliah Das PP.
Eh....pengawasnya kok 'Mak Lampir'
Tapi... kok aku santai banget ya ... kayak gak ada beban
Padahal semalam aku cuman belajar sedikit saja
Pas dikasih soal ama pengawas .....
ya ampunnnn ....Banyak bangetttt
( 7 soal sih tetapi tiap 1 soalnya itu a,b,c) jadinya sekitar 21
Tapi untungnya semua pake penalaran
Ya... aku karang² aja jawabannya
yang penting nyambung aja tapi jawabannya mpe 4 halaman folio
Capekk deh... Tau deh entar nilai yang keluar berapa???
Moga² aja keluarnya bagus .
Do'ain aku ya temen²ku yang baek Amiennn

Kamis, 03 Januari 2008

Bertanya Dalam Hati 'ikhsan'

Sore ini aku berdiri dan menanti
Kekasih hatiku yang sangat aku cintai

Bila ku bawakan sepucuk bunga mawar yang indah
Persembahan rasa cintaku pada dirinya

Waktu pun berjalan
Dan dia tak jua kunjung datang
Risau perasaan hatiku
Apakah yg telah terjadi

Dan aku mulai bertanya
Dalam hatiku sendiri
Sudahkah dia tidak mencintai aku
Atau mungkin hanya waktu
Yang tak izinkan tuk jumpa
Sungguh aku ingin tahu jawabannya

Aku beranjak dan pergi
Tinggalkan tempat itu
Dengan perasaan hatiku
Pun yang tak menentu

Dan mungkin esok hari kau
Kan tepati janjimu
Dan biar aku simpan saja
Rasa kecewaku

Haripun berganti
Aku letih untuk menanti
Risau Perasaaan hatiku
Apakah yg telah terjadi

Datanglah duhai kekasihku
Datanglah duhai pujaan hati